Oleh : Fatimah Az-zahro
Ketika kau jatuh cinta pada Tuhanmu, maka apa saja akan kau lakukan demi menyenangkanNya
Walaupun cobaan terus menerpamu,
Kau selalu menyanjung-nyanjungNya, memuji-mujinya,
Agar tuhanmu percaya bahwa kau benar-benar cinta padaNya
Untuk membuktikan cintamu padaNya
Tidak hanya satu, dua cobaan tetapi banyak cobaan yang akan kau hadapi
Hingga kau benar-benar yakin bahwa yang berhak dicintai dengan sepenuh jiwa dan raga hanyalah Allah SWT semata
Tak seorangpun yang bisa membalas cinta Allah yang sama dengan apa yang telah diberikanNya pada kita
Dan hanya cinta Allahlah yang tulus pada hamba-hambaNya tanpa melihat siapa kau?
Aku memang pemuja cinta, cinta kepada Tuhanku yang akan selalu mencintaiku
Ketika aku melupankanNya, tuhanku selalu berusaha mengingatkan aku untuk mengingatNya
Ketika aku meninggalkan Tuhanku, Tuhanku akan menungguku kembali kepadaNya
Tuhanku selalu cinta dan setia padaku daripada cintaku padaNya yang masih dipertanyakan
Akan tetapi, aku tidak ingin jauh dari tuhanku
Aku ingin selalu dicintaiNya
Dan aku sadar cintaku tak sebesar cintaNya padaku
Namun, aku berusaha untuk mencintaiNya setulus hatiku.
Sabtu, 18 April 2009
OPTIMIS
Jika hati sejernih air, jangan biarkan ia keruh
Jika hati sepenuh awan, jangan biarkan ia mendung
Jika hati seindah bulan, hiasilah ia dengan senyuman
Jika hari ini kita bertemu untuk berpisah, janganlah sedih
Jika hari ini adalah hari diresmikannya kita ebagai mahasiswa yang telah usai menuntut ilmu di universitas
Janganlah pesimis, jikalau kita dinobatkan sebagai pengangguran baru.
Kita menuntut ilmu untuk menerangi jiwa dan raga agar seterang cahaya
Kita diciptakan oleh Allah
Dengan ilmu kita harus tau siapa Allah
Ilmu sebagai kendaraan kita untuk menuju kebahagiaan dunia dan akhirat
Ilmu bagaikan sinar matahari yang selalu dibutuhkan dan bermanfaat oleh siapapun
Janganlah kita kotori hati kita dengan sikap pesimis
Karena kita adalah orang-orang pilihan yang memiliki ilmu
Marilah kita budayakan sikap OPTIMIS
Oleh : Fatimah Az-zahro
Jika hati sepenuh awan, jangan biarkan ia mendung
Jika hati seindah bulan, hiasilah ia dengan senyuman
Jika hari ini kita bertemu untuk berpisah, janganlah sedih
Jika hari ini adalah hari diresmikannya kita ebagai mahasiswa yang telah usai menuntut ilmu di universitas
Janganlah pesimis, jikalau kita dinobatkan sebagai pengangguran baru.
Kita menuntut ilmu untuk menerangi jiwa dan raga agar seterang cahaya
Kita diciptakan oleh Allah
Dengan ilmu kita harus tau siapa Allah
Ilmu sebagai kendaraan kita untuk menuju kebahagiaan dunia dan akhirat
Ilmu bagaikan sinar matahari yang selalu dibutuhkan dan bermanfaat oleh siapapun
Janganlah kita kotori hati kita dengan sikap pesimis
Karena kita adalah orang-orang pilihan yang memiliki ilmu
Marilah kita budayakan sikap OPTIMIS
Oleh : Fatimah Az-zahro
Terima Kasih
Terima kasih
Oleh: Fatimah Az-zahro
Aku lebih suka terdiam bila ada masalah
Aku lebih suka menulis keluh kesahku
Karena aku tak ingin membebani orang tua
Karena aku tak ingin orang tuaku ikut sedih
Tetapi keterdiamamnku, terkadang membuat orang tuaku lebih sedih dari aku
Meskipun aku tak pernah bercerita
Tetapi mereka lebih peka terhadapku
Aku hanya ingin mengurangi beban orang tuaku
Karena mereka telah lelah hatinya
Karena mereka telah lelah pikirannya
Karena mereka telah lelah badannya
Aku tak ingin membuat mereka menjadi lebih lelah
Aku bukanlah satu-satunya anak dari orangtuaku
Karena itu aku berdiam diri
Orang tuaku menghadapi karakter dan watak anak yang ebrbeda-beda
Oleh karenanya, siapa lagi kalu bukan kita
Anaknya yang bisa memahami orang tua kita
Aku sebagai anak tidak boleh egois, ingin selalu diperhatikan
Aku sebagai anak tidak boleh berlebihan
Aku sebagai anak harus menghargai perhatian orang tuaku sekecil apapun itu
Orang tuaku sering marah dan cerewet padaku
Bukan berarti benci padaku
Tetapi mereka saying padaku
Terima kasih atas kasih sayang kalian padaku
Oleh: Fatimah Az-zahro
Aku lebih suka terdiam bila ada masalah
Aku lebih suka menulis keluh kesahku
Karena aku tak ingin membebani orang tua
Karena aku tak ingin orang tuaku ikut sedih
Tetapi keterdiamamnku, terkadang membuat orang tuaku lebih sedih dari aku
Meskipun aku tak pernah bercerita
Tetapi mereka lebih peka terhadapku
Aku hanya ingin mengurangi beban orang tuaku
Karena mereka telah lelah hatinya
Karena mereka telah lelah pikirannya
Karena mereka telah lelah badannya
Aku tak ingin membuat mereka menjadi lebih lelah
Aku bukanlah satu-satunya anak dari orangtuaku
Karena itu aku berdiam diri
Orang tuaku menghadapi karakter dan watak anak yang ebrbeda-beda
Oleh karenanya, siapa lagi kalu bukan kita
Anaknya yang bisa memahami orang tua kita
Aku sebagai anak tidak boleh egois, ingin selalu diperhatikan
Aku sebagai anak tidak boleh berlebihan
Aku sebagai anak harus menghargai perhatian orang tuaku sekecil apapun itu
Orang tuaku sering marah dan cerewet padaku
Bukan berarti benci padaku
Tetapi mereka saying padaku
Terima kasih atas kasih sayang kalian padaku
Jumat, 10 April 2009
DODOL RAMBUTAN
ANEKA PEMBUATAN PRODUK
DODOL RAMBUTAN
Bahan :
1 kg daging buah rambutan
700 gram tepung ketan
400 gram tepung beras
2 kg gula pasir
2 liter santan
Asam askorbat 0,1% atau 1 gram per liter air atau 0,1 gram untuk 100 ml air
Agar-agar bubuk secukupnya.
Cara Pembuatan :
Santan dan gula dimasak hingga mengental
Tepung ketan dan beras dicampurkan ke dalam larutan gula
Daging buah rambutan yang telah diblender dimasukkan ke wajan, kemudian diaduk hingga tidak lengket di wajan (wadah)
Diberi agar-agar
Dodol siap dikemas.
DODOL RAMBUTAN
Bahan :
1 kg daging buah rambutan
700 gram tepung ketan
400 gram tepung beras
2 kg gula pasir
2 liter santan
Asam askorbat 0,1% atau 1 gram per liter air atau 0,1 gram untuk 100 ml air
Agar-agar bubuk secukupnya.
Cara Pembuatan :
Santan dan gula dimasak hingga mengental
Tepung ketan dan beras dicampurkan ke dalam larutan gula
Daging buah rambutan yang telah diblender dimasukkan ke wajan, kemudian diaduk hingga tidak lengket di wajan (wadah)
Diberi agar-agar
Dodol siap dikemas.
selai labu siam
ANEKA PEMBUATAN PRODUK
Selai Labu Siam (Manisa)
Bahan :
Daging Labu Siam (Manisa)
500 gram gula pasir untuk 1 kg daging Labu siam
Asam askorbat 0,1% atau 1 gram per liter air
Natrium benzoate 0,5% atau 5 gram per kg daging Labu siam
3 gram agar-agar bubuk atau ½ bungkus
Cara Pembuatan :
Manisa (Labu Siam) yang sudah bersih direndam di dalam larutan asam askorbat selama 15 menit, lalu tiriskan dan dihancurkan menggunakan blender.
Hasil hancuran ini dipanaskan sesaat, kemudian ditambahkan gula pasir, asam sitrat, dan agar-agar.
Dipanaskan hingga mendidih sambil diaduk, lalu ditambahkan bahan pengawet benzoate
Jika telah terbentuk gel, pemanasan dihentikan dan busa yang ada di permukaan selai dibuang
Selai siap dikemas dalam botol.
Sumber: modifikasi dari Irni F
Selai Labu Siam (Manisa)
Bahan :
Daging Labu Siam (Manisa)
500 gram gula pasir untuk 1 kg daging Labu siam
Asam askorbat 0,1% atau 1 gram per liter air
Natrium benzoate 0,5% atau 5 gram per kg daging Labu siam
3 gram agar-agar bubuk atau ½ bungkus
Cara Pembuatan :
Manisa (Labu Siam) yang sudah bersih direndam di dalam larutan asam askorbat selama 15 menit, lalu tiriskan dan dihancurkan menggunakan blender.
Hasil hancuran ini dipanaskan sesaat, kemudian ditambahkan gula pasir, asam sitrat, dan agar-agar.
Dipanaskan hingga mendidih sambil diaduk, lalu ditambahkan bahan pengawet benzoate
Jika telah terbentuk gel, pemanasan dihentikan dan busa yang ada di permukaan selai dibuang
Selai siap dikemas dalam botol.
Sumber: modifikasi dari Irni F
DODOL SIWALAN
DODOL SIWALAN
Bahan :
1 kg daging buah siwalan
700 gram tepung ketan
400 gram tepung beras
2 kg gula pasir
2 liter santan
Asam askorbat 0,1% atau 1 gram per liter air atau 0,1 gram untuk 100 ml air
Agar-agar bubuk secukupnya.
Cara Pembuatan :
Santan dan gula dimasak hingga mengental
Tepung ketan dan beras dicampurkan ke dalam larutan gula
Daging buah siwalan yang telah diblender dimasukkan ke wajan, kemudian diaduk hingga tidak lengket di wajan (wadah)
Diberi agar-agar
Dodol siap dikemas.
Bahan :
1 kg daging buah siwalan
700 gram tepung ketan
400 gram tepung beras
2 kg gula pasir
2 liter santan
Asam askorbat 0,1% atau 1 gram per liter air atau 0,1 gram untuk 100 ml air
Agar-agar bubuk secukupnya.
Cara Pembuatan :
Santan dan gula dimasak hingga mengental
Tepung ketan dan beras dicampurkan ke dalam larutan gula
Daging buah siwalan yang telah diblender dimasukkan ke wajan, kemudian diaduk hingga tidak lengket di wajan (wadah)
Diberi agar-agar
Dodol siap dikemas.
Langganan:
Postingan (Atom)